Jadi Korban Penggusuran Tol Brebes - Pemalang Rumah Juragan Warteg Asal Tegal Dihargai 1,5 Miliar

Aheyy.com - Berita Pantura. Proyek pembangunan tol di jalur pantura terus di genjot termasuk proyek tol brebes - pemalang. Konsekuensi dari pembangunan tol ini adalah penggusuran dengan ganti rugi, namun dalam kenyataanya di lapangan sering menuai kendala karena si pemilik lahan dan/ bangunan tidak mau digusur atau tidak sepakat dengan besaran ganti rugi yang di berikan oleh pemerintah. Hal ini pula lah yang terjadi pada rumah mewah milik juragan warteg asal tegal yang di lewati oleh proyek tol Brebes - Pemalang. 

Jadi Korban Penggusuran Tol Brebes - Pemalang Rumah Juragan Warteg Asal Tegal Dihargai 1,5 Miliar

Sanawi juragan warteg asal Tegal selaku pemilik rumah mewah tersebut awalnya meminta ganti sebesar Rp 2,8 miliar, namun nilai tersebut tidak dipenuhi oleh pemerintah. Alhasil Sanawi melakukan upaya hukum dengan melayangkan gugatan lewat PN Slawi hingga masuk ke kasasi di Mahkamah Agung (MA). Tetapi upaya Sanawi gagal karena upaya hukum terakhirnya ditolak pada tingkat kasasi yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap.

Karena sudah ketok palu Sanawi akhirnya mulai membongkar rumah mewah berlantai dua yang beralamat di Desa Sidakaton, Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal, Jawa Tengah sendiri. Sementara perihak besaran ganti rugi, Sanawi juragan warteg asal Tegal menerima ganti rugi rumah sebasar 1,5 miliar sesuai dengan penawaran awal pemerintah. Berdasarkan pengakuan PPK Pembebasarn lahan Tol Pejagan - Pemalang uang 1,5 Miliar sudah diberikan kepada Sanawi.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Jadi Korban Penggusuran Tol Brebes - Pemalang Rumah Juragan Warteg Asal Tegal Dihargai 1,5 Miliar"

Post a Comment