Aheyy.com - Cerpen Cinta. Aku sibuk mengenang yang telah hilang. Kutatap langit-langit kamarku malam ini, dan hanya wajahmu yang tergambar jelas kini. Aku benci memaksa diriku untuk seutuhnya melupakanmu, karena semakin aku memaksa lupa; semakin kamu berdiam dalam ingatan. Aku kesepian. Aku kesakitan. Aku kelelahan, menahan air mata.
Sungguh megah harapan yang kaubangun, hingga membuat aku bermimpi jauh. Sungguh hebat janji yang kaubisikan, hingga seketika kauantarkan aku pada kenyamanan. Sungguh luar biasa kausebut kata cinta di bibirmu, yang awalnya kupikir nyata. Ternyata, segalanya hanya drama belaka. Kamu artis utama, sementara aku hanyalan pemeran tambahan, yang kehadirannya tidak kamu inginkan.
Terlalu jauh kita melangkah, hingga aku tidak punya cara untuk berbalik arah. Kamu terlanjur membawaku bersandar dalam kebohongan, yang kaubalut mesra dalam kata cinta. Sungguh sempurna kebohonganmu, hingga kupikir segalanya adalah kejujuran semata. Bagimu, aku tidak pernah penting, sementara dalam hubungan ini; selalu kamu yang jadi nomor satu untukku.
Semua terpaksa berakhir justru di saat aku sedang sangat mencintaimu. Begitu mudah kamu pergi tanpa memikirkan aku yang terluka di sini. Hebatnya, setelah perpisahan ini, kamu bertingkah biasa saja. Lantas, di kepalaku, selalu muncul ingatan dan kenangan kita. Lalu bagaimana caranya mengusir kenangan pergi-- jika aku masih mengharapkan kamu kembali?.
#TidakPernahAdaKita (18 Juli 2017) karya Dwitasari di penulis buku best seller.
- Untuk tau lebih banyak bisa follow ajah akun INSTAGRAM dwitasari di: @dwitasaridwita -
0 Response to "Cerpen Cinta - Tidak Pernah Ada Kita Part. 2 by Dwitasaridwita"
Post a Comment